SERANG, BANTENPRO.CO.ID – PT Penjaminan Kredit Daerah Banten telah merampungkan Laporan Keuangan Audited Perusahaan Tahun Buku 2024 yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Roni Pupung dengan Opini Wajar Dalam Semua Hal Yang Material, walaupun dengan hasil yang belum optimal, yakni membukukan rugi komprehensif sebesar Rp957,59 Juta.
Sekretaris Perusahaan PT Jamkrida Banten Dwiyoga Subarkah mengungkapkan bahwa yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah implementasi penyesuaian dalam pencatatan dan perhitungan atas pencadangan klaim yang direkomendasikan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Langsung (LHPL) Otoritas Jasa Keuangan pada bulan Januari 2025 yang lalu.
“Sehingga laba Perseroan pun ikut terdampak. Adapun Cadangan Klaim yang dibentuk oleh Perseroan adalah sebesar Rp15,11 Miliar atau meningkat 8,25% dari tahun 2023 yang dicadangkan sebesar Rp13,96 Miliar,” katanya.
Atas penyesuaian pencatatan pada pos Cadangan Klaim tersebut, Perseroan telah menunjukan komitmen positif dalam menerapkan dan melaksanakan regulasi secara baik. Meskipun demikian telah terdapat beberapa capaian positif yang diraih Perseroan di tahun 2024, salah satunya adalah keberhasilan dalam pencapaian IJP tahun 2024 dibandingkan target RKA 2024 dengan realisasi sebesar Rp54,38 Miliar atau 96,51% dari target.
“Sementara itu, terkait dengan Beban Klaim tercatat turun sebesar 78,79% dibandingkan tahun 2023 yakni sebesar Rp. 41,13 Miliar. Selain itu, realisasi atas beban operasional Persersoan di tahun 2024, menunjukan persentase penurunan sebesar 5,52% dibanding tahun 2023 dengan realisasi tercatat sebesar Rp. 2,50 Miliar,” tuturnya.
Selanjutnya, dari sisi hasil investasi, Perseroan secara efektif berhasil mengoptimalkan instrumen investasi dengan memperoleh pendapatan hasil investasi sebesar Rp4,27 Miliar atau meningkat sebesar 8,09% dibandingkan tahun 2023 yang lalu.
“Dalam Laporan Posisi Keuangan Per 31 Desember 2024, pada posisi aset, Perseroan berhasil mencatat peningkatan sebesar Rp682,43 Miliar atau meningkat sebesar 14,99% dibandingkan tahun 2023,” katanya.
Lanjut untuk peningkatan juga terjadi pada posisi Liabilitas dimana terjadi kenaikan sebesar 17,48% dibanding tahun lalu yang dicatat sebesar Rp514,52 Miliar.
“Penyesuaian pencatatan pencadangan klaim tahun 2024, maka Ekuitas di tahun 2024 tercatat sebesar Rp77,99 Miliar, atau sedikit mengalami kontraksi bila dibandingkan capaian tahun 2023 yang lalu yaitu diangka Rp78,95 Miliar, sebagai konsekuensi atas rugi komprehensif Rp957,59 Juta,” tuturnya.
Sebagai tambahan, atas capaian Laba Perseroan di tahun 2023 yang lalu, Perseroan akan segera mereliasikan komitmen Penyetoran Dividen kepada Pemegang Saham, sebagai bentuk kontribusi Perseroan selaku BUMD Milik Pemerintah Provinsi Banten, sebesar Rp4,32 Miliar yang telah direalisasikan sebagian oleh Perseroan pada bulan April ini sebesar Rp 2 Miliar dan sisanya akan direalisasikan kembali pada bulan Mei dan Juni 2025. Sementara itu, terkait permodalan, Progres atas 2 (dua)***














