BANTENPRO.CO.ID-Sistem pembayaran non tunai QRIS semakin diminati, tak terkecuali bagi pelaku UMKM. Sistem pembayaran ini juga dinilai praktis tinggal scan, klik dan bayar.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten mencatat, jumlah merchant QRIS sebanyak 1.990.520 merchant dengan mayoritas dimiliki sektor UMKM sebesar 95,93 persen per Oktober 2024.
BI Banten juga mencatat, pengguna QRIS hingga September 2024 sebanyak 2,88 juta dengan 387 juta transaksi dan total nominal Rp38,95 triliun.
Kepala KPw BI Banten Ameriza M. Moesa mengatakan, kenaikan transaksi digital itu sejalan dengan kenaikan perekonomian daerah per Triwulan III 2024.
“Pertumbuhan ekonomi Banten sebesar 4,93 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,70 persen (yoy),” ujarnya, kemarin.
Masih terkait transaksi digital, kinerja transaksi melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) di Banten pada Triwulan III tahun ini, secara nominal tercatat sebesar Rp9,15 T dengan volume transaksi sebanyak 201 ribu transaksi.
“Digitalisasi Pemerintah Daerah Banten terpantau menggembirakan yang tercermin dari Indeks ETPD di wilayah Banten Semester I tahun 2024 secara rata-rata mencapai 96 persen, dan telah 100 persen berada di kategori Digital,” tukasnya.













