Senin, 8 Juni 2026

UNTIRTA dan Chandra Asri Group Gelar ‘Jejak Asri On The Move’, Edukasi Mahasiswa Soal Pemilahan Sampah

- Senin, 8 Juni 2026

| 16:47 WIB

program "Jejak Asri On The Move". Berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNTIRTA

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menggandeng PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) melalui Kampanye Indonesia Asri untuk menggelar program “Jejak Asri On The Move”. Berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNTIRTA, kegiatan ini bertujuan untuk mendongkrak kesadaran dan partisipasi aktif generasi muda dalam memilah sampah di area kampus.

Mengangkat tema “Kolaborasi Ekonomi Sirkular untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan”, program ini dirancang sebagai ruang partisipatif bagi mahasiswa untuk menyumbang ide, inovasi, hingga aksi nyata dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung komitmen UNTIRTA sebagai Green Campus.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNTIRTA, Deden Hery Hermawan, S.E., M.M., menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli pada kelestarian lingkungan.

“Kolaborasi dengan Chandra Asri Group menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat budaya keberlanjutan dan mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya,” ujar Deden. Senin (8/6/2026).

Sementara itu, Guru Besar Konservasi Alam UNTIRTA, Prof. Dr. Suroso Mukti Leksono, M.Si., memaparkan bahwa UNTIRTA saat ini menempati peringkat ke-15 nasional dan peringkat ke-87 dunia dalam pemeringkatan Green Campus. Prestasi ini ditopang oleh fasilitas seperti PLTS atap dan sarana pemilahan sampah. Namun, ia mengingatkan bahwa infrastruktur saja tidak cukup.

“Keberhasilan Green Campus tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, melainkan juga partisipasi aktif seluruh civitas akademika dalam menerapkan perilaku yang berkelanjutan,” jelas Prof. Suroso.

Di sisi lain, Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, menjelaskan bahwa tantangan pengelolaan sampah memerlukan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari industri, akademisi, hingga generasi muda.

“Melalui Jejak Asri, kami ingin menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan mengambil peran sebagai agen perubahan dalam mendorong ekonomi sirkular dan praktik keberlanjutan di kehidupan sehari-hari,” tutur Chrysanthi.

Tidak hanya diisi dengan sesi diskusi, acara ini juga diakhiri dengan aksi Operasi Semut, di mana para mahasiswa langsung turun ke lapangan untuk mengumpulkan dan memilah sampah di lingkungan kampus. Aksi nyata ini diharapkan mampu memperkuat budaya pilah sampah dari sumbernya dan memicu inisiatif hijau lainnya dari tangan generasi muda.***

2