SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Panitia Penyelenggara Kecamatan Bojonegara bersama Polsek Bojonegara dan Panwascam Bojonegara mendisrtribusikan logistik pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang ke 11 desa di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Jumat (18/4/2025).
Terdapat sejumlah logistik yang didistribusikan seperti surat suara, bilik, kotak suara, formulir c hasil dan bergabai kebutuhan lainnya.
Ketua PPK Bojonegara Jajuli memastikan bahwa logistik PSU Pilkada Kabupaten Sersng yang didistribusikan tersebut dalam keadaan aman tidak adanya kerusakan yang disebabkan oleh suatu apapun.

“Kondusifitas sejauh ini berjalan dengan lancar. Terkait logistik saya pastikan aman tidak ada kerusakan yang disebabkan oleh kondisi alam ataupun hal-hal lainnya,” kata Jajuli kepada Bantenpro.co.id.
Ia berharap, pelaksanaan PSU Pilkada Kabupaten Serang pada 19 April 2025 besok berjalan dengan aman, damai dan lancar.
“Harapannya penyelenggaraan PSU ini berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan bersama berjalan aman, damai lancar,” harap Jajuli.
Sementara itu, Kapolsek Bojonegara IPTU Muhammad Lazim Satria Wibowo mengatakan, proses pendistrubusian logsitik PSU Pilkada Kabupaten Serang dikawal ketat oleh aparat kepolisian untuk memastikan kelancaran logistik sampai ke 11 desa untuk selanjutnya disalurkan ke 75 TPS.
“Untuk personil berjumlah 48 anggota gabungan dari Polres dan Polsek, selanjutnya bergerak menuju 75 TPS yang tersebar di 11 Kelurahan, untuk persiapan sudah satu bulan yang lalu, Alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan lancar kondusif, dan saya berpesan kepada masyarakat agar berperan aktif, berpartisipasi dalam pelaksanaan PSU ini, pelaksanaannya Sabtu tanggal 19 April 2025,”. Kata Satria.
Adapun kendaraan yang digunakan untuk distribusi logistik PSU tersebut kata dia menggunakan Mobil Suzuki Carry Boks. Kendaraan dijaga personil dari kepolisian, Babinsa, dan Linmas di setiap desa guba memastikan tidak ada celah bagi gangguan yang bisa mengganggu kelancaran.
Pada kesempatan yang sama, Panwascam Bojonegara Sulis mengatakan, pelaksanaan distribusi logistik sejauh ini berjalan dengan lancar tidak ada indikasi kecurangan atau yang mengarah kepada pelanggaran.
“Ya sejauh ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan undang-undang, tidak ada indikasi yang mengarah ke pelanggaran”. Kata Sulis.***













