Rabu, 29 April 2026

Tim Forensik RS Bhayangkara Sebut Korban Mutilasi Masih Hidup saat di Eksekusi Oleh Pelaku

- Senin, 21 April 2025

| 17:39 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Banten kembali mengungkapkan hasil pemeriksaan korban pembunuhan dan mutilasi di Gunung Sari Kabupaten Serang.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Banten, Donald Rinald mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal lada tubuh korban, masih ada dua bagian yang saat ini belum ditemukan yakni tangan kanan dan kiri.

“Temuan awal hanya berupa kepala, tungkai atas dan bawah kanan dan kiri. Untuk lengan kanan dan kiri hingga saat ini belum ditemukan,” katanya kelada awak media, Senin 21 April 2025.

Setelah melakukan forensik lebih mendalam, kata Donald menjelaskan bahwa ditemukan fakta bahwa korban mendapatkan kekerasan dari pelaku selama masih hidup.

“Awalnya kami belum bisa memastikan setelah kota ambil semple untuk pemeriksaan urine, dan potongan sesuai histopatologi forensik memang tadi diperiksa tanda-tanda reaksi peradangan dimana itu didapatkan kekerasan benda tajam saat korban masih hidup,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada luka bakar dibagian bokong korban dan wajah tubuh korban, hal inilah yang menjadi indikasi korban sempat dibakar oleh pelaku.

“Ada luka bakar di area bokong dan wajah. Namun untuk memastikan apakah luka bakar terjadi saat korban masih hidup. Kami menemukan jelaga di tenggorokan korban, yang menandakan bahwa korban masih bernapas saat terbakar,” tegasnya.

Kini jenazah S-A telah diserahterimakan dari ruang jenazah RS bhayangkara Polda Banten, dan kemudian akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga di kampung Cikurai Kadongdong, Cinangka, Kabupaten Serang.***