Minggu, 17 Mei 2026

Jamin Kualitas dan Keamanan, DPRD Kota Serang Desak Ahli Gizi Dilibatkan di Program Makan Gratis

- Kamis, 2 Oktober 2025

| 18:33 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman (FOTO: MAHYADI/BANTENPRO)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, angkat bicara mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Muji mendesak agar ahli gizi dilibatkan langsung di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan.

Permintaan ini dilontarkan Muji guna mencegah potensi keracunan makanan yang dikonsumsi oleh para penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah. Selain itu, pelibatan ahli gizi penting untuk memastikan makanan yang disajikan telah sesuai dengan standar gizi yang tepat.

“Ya, saya bilang memang itu harus ahli gizi, harus disiapkan gitu kan, apakah memang sesuai atau tidak,” kata Muji usai rapat Forkopimda Kota Serang, Kamis (2/10/2025).

Ia juga menyinggung adanya peninjauan yang dilakukan oleh pihak sekolah. “Sekarang kan ini petunjuk dari pada BGN ini kan gurunya yang mencoba (makanan), sehingga akhirnya gurunya juga melihat bahwa konteksnya ini belum enggak pas gitu ya,” tambahnya.

Selain masalah gizi, Muji Rohman juga menyoroti proses distribusi makanan dari SPPG yang dinilai terlalu lama. Menurutnya, makanan yang dikirim bisa memakan waktu hingga satu jam sebelum sampai ke tangan siswa. Kondisi ini berisiko menurunkan kualitas makanan yang seharusnya segera dikonsumsi.

Ia juga mengkritik mekanisme pembagian makanan. “Jadi penyedia itu hanya ngedrop saja. Sementara yang membagi-bagikan itu adalah guru. Mungkin kalau anak SMP, SMA bisa kan, tapi kalau anak TK dengan SD itu tidak bisa bawa ompreng makannya itu,” ungkapnya.

Ketua DPRD Serang ini juga melayangkan kritik terhadap rapat koordinasi yang baru saja berlangsung. Ia menilai rapat tersebut kurang efektif karena tidak menghadirkan perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Serang.

Menurut Muji, kehadiran BGN sangat penting untuk menjawab langsung berbagai keluhan dan masukan terkait pelaksanaan program MBG dari para pemangku kebijakan.

“Ini hanya keluh kesah saja rapat ini. Karena tidak mengundang daripada perwakilan BGN di Kota Serang gitu. Ya, akhirnya kan ini hanya dicatat saja, oleh perwakilan dindik untuk menyampaikan,” jelasnya.

Muji berharap ke depan pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih baik, aman, dan benar-benar bermanfaat bagi siswa di Kota Serang.***