Sabtu, 25 April 2026

Walikota Serang Pindah Apel Rutin ASN ke Alun-alun Barat, Biar Masyarakat Bisa Awasi

- Senin, 3 November 2025

| 11:49 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Walikota Serang, Syafrudin, mengambil langkah strategis untuk meningkatkan disiplin dan transparansi pelayanan publik. Mulai Senin (3/11/2025), apel rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dipindahkan ke Alun-alun Barat, Kota Serang.

Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat Kota Serang secara langsung dapat menyaksikan semangat kerja ASN sejak awal, sekaligus memprioritaskan pelayanan publik. Walikota berharap, dengan apel terbuka ini, aduan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

“Tempatnya kan luas Alun-alun, (kantor) Pemkot Serang kan sempit. Apalagi ada PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) karena diwajibkan harus mengikuti apel di pagi hari Senin,” kata Budi Rustandi, Senin (3/11/2025).

Menurut Walikota, pemindahan lokasi apel juga merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kekompakan dan kedisiplinan seluruh jajaran ASN Pemkot Serang.

Terkait dengan banyaknya kendaraan yang akan dibawa oleh peserta apel, Budi Rustandi secara tegas melarang adanya pungutan parkir.

“Nanti pak Sekda yang atur, kendaraan yang hadir saat apel tidak boleh dipungut parkir,” jelasnya, menugaskan Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, untuk mengawasi langsung kebijakan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Budi Rustandi menegaskan bahwa pemotongan transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat tidak akan menyurutkan semangat Pemkot Serang untuk terus membangun. Ia justru akan lebih mengoptimalkan anggaran belanja daerah.

Hal ini sejalan dengan instruksi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar dana tidak ada yang tidak terserap atau mengendap di bank. “Jadi kita harus putar uang cepat dibelanjakan ke masyarakat agar pertumbuhan ekonominya berjalan sesuai arahan Kemenkeu,” katanya.

Walikota menambahkan, ia tidak segan untuk melakukan evaluasi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang penyerapan anggarannya tidak maksimal.

“Kalau ada penyerapan tidak maksimal, nanti dievaluasi pak Sekda. Dan pak Sekda lapor ke saya,” tegas Budi Rustandi.

Sementara itu, Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, mengamini penekanan Walikota untuk memonitor penyerapan anggaran di semua OPD. Ia mengungkapkan, Pemkot Serang telah menunjukkan kinerja positif.

“Alhamdulilah, Pemkot Serang masuk 10 besar penyerapan terbaik. Kemudian, pendapatan juga masuk ke urutan 22 terbaik,” ujar Nanang.

Meski demikian, Nanang Saefudin mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat ASN bersikap jumawa. Target utama dari penyerapan anggaran ini adalah untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Target pemerintah pusat itu 8 persen (pertumbuhan ekonomi), untuk Kota Serang baru mencapai 5,8 persen. Alhamdulillah mengalami peningkatan. Jadi secara ekonomi banyak uang beredar di suatu wilayah itu akan lebih bagus atau punya efek domino,” pungkas Nanang.***