Senin, 11 Mei 2026

Suntik Semangat Baru, Ferry Purnawan: Pemuda Muhammadiyah Tangerang Jangan Cuma Jadi Penonton!

- Senin, 11 Mei 2026

| 17:01 WIB

Pengukuhan Pengurus Pemuda Muhammadiyah Tangerang. Kader diminta tidak hanya jadi penonton zaman, tapi tampil sebagai pelopor perubahan bagi umat dan bangsa. (Foto: Ist)

TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Tangerang resmi dikukuhkan di Aula Universitas Muhammadiyah A.R. Fachrudin (UNIMAR), Minggu (10/5/2026). Momentum ini menjadi alarm bagi para kader untuk tidak sekadar terjebak dalam seremoni organisasi.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Banten, Rifky Hermiansyah. Dalam suasana khidmat tersebut, tokoh muda Muhammadiyah Kabupaten Tangerang, Ferry Purnawan, melontarkan pesan ideologis yang membakar semangat para kader.

“Pemuda Muhammadiyah jangan hanya jadi penonton zaman. Kader harus hadir sebagai pelaku perubahan dan penentu arah masa depan bangsa,” tegas Ferry dalam keterangannya kepada media.

Ferry menyoroti pentingnya integritas di tengah krisis moral yang melanda saat ini. Menurutnya, nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab adalah harga mati jika ingin tetap mendapat kepercayaan publik.

Ia juga mewanti-wanti agar kader tidak abai terhadap perkembangan teknologi. Budaya literasi dan tradisi diskusi harus diperkuat agar kader menjadi sosok yang adaptif.

“Kader harus menjadi pembelajar yang terbuka. Jangan sampai tertinggal oleh cepatnya perubahan sosial dan teknologi,” tambahnya.

Di era disrupsi, Ferry mendorong transformasi dakwah. Ia meminta kader memaksimalkan media sosial bukan sekadar untuk eksistensi, melainkan sebagai sarana dakwah berkemajuan dan ruang pemberdayaan masyarakat.

“Dakwah tidak lagi cukup konvensional. Manfaatkan ruang digital untuk membawa solusi nyata atas persoalan umat, mulai dari isu pendidikan hingga kemiskinan di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Menutup pesannya, Ferry mengingatkan agar ego pribadi dikesampingkan demi kepentingan organisasi. Ia juga menyentil soal penghayatan terhadap Mars Pemuda Muhammadiyah yang seringkali hanya dianggap sebagai pelengkap acara.

“Mars itu bukan cuma lagu seremoni. Itu pengingat bahwa kader adalah pelopor, pelangsung, dan penyempurna amanah perjuangan. Hidupkan nilai-nilai itu dalam aksi nyata,” pungkasnya.

Dengan pengukuhan ini, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tangerang diharapkan mampu menjadi lokomotif gerakan pemuda yang inklusif dan memberi dampak konkret bagi masyarakat luas.***