Rabu, 13 Mei 2026

Proyek Puskesmas Grogol Rp15,2 Miliar di Cilegon Gagal Lelang Pertama, Vendor Tersandung Masalah Pajak

- Rabu, 13 Mei 2026

| 15:23 WIB

Ilustrasi pajak

CILEGON, BANTENPRO.CO.ID – Tender proyek pembangunan Puskesmas Grogol senilai Rp15,22 miliar milik Dinas Kesehatan Kota Cilegon dinyatakan gagal pada pelaksanaan tahap pertama. Seluruh peserta lelang gugur dalam proses evaluasi, salah satu penyebab utamanya adalah persoalan administrasi perpajakan yang belum diselesaikan oleh perusahaan pendukung.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setda Kota Cilegon, Sam Wangge, mengatakan antusiasme awal kontraktor terhadap proyek ini terbilang tinggi, tercatat ada 113 perusahaan yang mendaftar. Namun, jumlah itu menyusut drastis saat tahap pemasukan dokumen penawaran.

“Yang memasukkan dokumen penawaran hanya tujuh penyedia. Dari jumlah itu, yang melengkapi jaminan penawaran tinggal lima perusahaan,” ungkap Sam, Rabu (13/5/2026).

Dari lima peserta yang masuk evaluasi, satu perusahaan langsung dicoret karena jaminan yang diserahkan diterbitkan oleh perusahaan asuransi. Padahal, ketentuan lelang mewajibkan jaminan berasal dari bank umum. Akibatnya, tersisa empat peserta yang diproses lebih lanjut oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan.

Namun, keempat peserta tersebut kembali tidak memenuhi syarat saat memasuki evaluasi teknis. Salah satu temuan krusial yang membuat mereka gugur adalah status perpajakan rekanan atau vendor pendukung yang belum melunasi kewajiban Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan.

“Semua gagal di syarat teknis. Salah satu masalah utamanya ada pada vendor pendukung yang belum membayar SPT tahunan. Saat dikonfirmasi, mereka mengaku terkendala sistem Coretax dan berjanji menyelesaikannya pada April lalu, tapi sampai batas waktu lelang ditutup belum selesai juga,” jelas Sam.

Karena tidak ada satu pun peserta yang lolos penilaian, maka sesuai aturan, proses pengadaan dinyatakan gagal dan harus dilakukan tender ulang. Hal ini juga tercatat resmi dalam laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Pemkot Cilegon dengan keterangan “tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran”.

Pada proses tender ulang yang kini sedang berjalan, minat kontraktor masih cukup tinggi. Sebanyak 92 perusahaan telah mendaftar, dan 12 di antaranya sudah memasukkan berkas penawaran. Saat ini, tim sedang melakukan penilaian dokumen yang berlangsung sejak 12 hingga 18 Mei 2026.

Proyek Puskesmas Grogol nantinya akan dibangun di Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol. Dalam spesifikasi teknis yang tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja, bangunan harus mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024. Fasilitas ini dirancang memenuhi standar modern, ramah bagi penyandang disabilitas, responsif gender, serta tetap memuat unsur arsitektur lokal.

Jika jadwal berjalan lancar tanpa hambatan lagi, penandatanganan kontrak dengan pemenang tender ulang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 26 Mei 2026 mendatang.***