SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Penjabat (Pj) Walikota Serang, Budi Rustandi, meminta masyarakat Kota Serang untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi borong atau panic buying menyusul isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kekhawatiran warga ini mencuat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik internasional yang diprediksi bakal memengaruhi stabilitas energi nasional. Namun, Budi menegaskan bahwa berdasarkan koordinasi dengan pemerintah pusat, stok BBM domestik masih dalam kategori aman.
“Saya mengimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu panik. Kementerian Keuangan sudah menyampaikan bahwa sampai Desember kita aman. Jadi, mari kita beraktivitas seperti biasa,” ujar Budi Rustandi saat ditemui di Puspemkot Serang, Senin (6/4/2026).
Sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan konsumsi energi, Pemkot Serang mengambil kebijakan taktis. Budi berencana memberlakukan sistem kerja Work From Anywhere (WFA) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk efisiensi penggunaan kendaraan dinas maupun pribadi, sehingga konsumsi BBM di lingkungan birokrasi dapat ditekan secara signifikan.
“Kita sebagai pemerintah juga akan melakukan efisiensi terkait BBM, termasuk penerapan WFA. Kalau mereka kerja dari rumah, tentu penggunaan BBM bisa lebih irit,” jelas Budi.
Budi menambahkan bahwa pihaknya tengah mematangkan aturan teknis terkait pola kerja WFA tersebut. Ia memastikan dasar hukum kebijakan ini akan segera disosialisasikan dalam waktu dekat sesuai dengan arahan Presiden.
“Hari ini dirapatkan dan hari ini juga saya tandatangani surat edarannya untuk segera disosialisasikan. Langkah ini kita ambil demi menjaga stabilitas ekonomi di daerah,” pungkasnya.***














