Senin, 19 Januari 2026

Dua Spesialis Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Polisi di Jakarta Utara, Kepergok Bawa Air Soft Gun dan Golok

- Selasa, 7 Oktober 2025

| 15:48 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dua spesialis pencurian motor (curanmor) lintas provinsi, Saefullah (20) dan Firdaus alias Daus (24), tersungkur setelah ditembak Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang.

Kedua pelaku yang biasa beraksi di parkiran dan kerap membekali diri dengan air soft gun dan golok ini diringkus di sebuah kamar mess sopir angkutan umum di daerah Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Kamis (2/10/2025).

Kedua pelaku merupakan warga Cikarang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban Umroh Masruroh (19), warga Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.

“Korban melapor kehilangan motor Honda Scoopy saat berbelanja di Alfamart Neglasari, Kecamatan Tunjung Teja pada Senin malam (15/9) lalu,” jelas Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady, Selasa (7/10/2025).

Berbekal laporan tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Bripka Sutrisno langsung bergerak mengejar kedua pelaku hingga akhirnya ditangkap di Jakarta Utara. Saat digeledah, petugas mengamankan kunci T serta golok yang biasa mereka gunakan.

Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti motor hasil kejahatan, kedua pelaku mencoba melakukan perlawanan.

“Dalam pengembangan itu, kedua mencoba melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur karena sudah membahayakan diri anggota,” terang Kapolres.

Dalam pemeriksaan, Saefullah dan Firdaus mengaku telah puluhan kali beraksi di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, hingga wilayah hukum Polda Metro Jaya (lintas provinsi).

“Kedua tersangka ini merupakan pelaku curanmor lintas provinsi yang sudah puluhan kali beraksi. Barang bukti yang sudah kami amankan, di antaranya sebilah golok, air soft gun, kunci T serta motor Scoopy hasil kejahatan,” tegasnya.

Modus operandi yang digunakan pelaku adalah merusak kunci kontak motor yang terparkir menggunakan kunci T. Air soft gun dan golok yang mereka bawa digunakan untuk mengancam pemilik motor atau warga yang memergoki aksi mereka.

Saat ini, identitas penadah motor hasil curian tersebut sudah diketahui dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.***