Senin, 27 April 2026

Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Inovasi: Membangun Kreativitas Anak Muda dalam Kewirausahaan Sosial Menuju Indonesia Emas 2045

- Kamis, 20 Februari 2025

| 12:09 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) Kelompok 8 PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) yang terdiri dari Erlinda Afsari Putri, Dina Awalia, Ashifatuzzuhroh, Alfiyah, dan Tegar Trihadi telah sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Inovasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kreativitas anak muda dalam kewirausahaan sosial, sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional Tahun 2021-2024.

Acara ini dilaksanakan di SMK PelayaranNusantara Kota Serang dan diikuti oleh puluhan siswa yang antusias mempelajari berbagai keterampilan baru.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan hangat dari perwakilan Tim Kelompok 8 PKM UNPAM, Erlinda Afsari Putri, yang menjelaskan tujuan dan manfaat dari pelatihan ini.

Ia menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menghadapi tantangan ekonomi global, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi tulang punggung bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, Dina Awalia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing.

Sesi pertama pelatihan dimulai dengan pengenalan dasar kewirausahaan. Ashifatuzzuhroh, salah satu anggota tim, memaparkan konsep-konsep dasar seperti identifikasi peluang bisnis, perencanaan usaha, dan manajemen keuangan. Materi ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, dilengkapi dengan contoh-contoh praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Para peserta terlihat sangat antusias, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung membuat kerajinan bunga tulip dari kawat bulu. Alfiyah dan Tegar Trihadi memandu peserta langkah demi langkah, mulai dari pemilihan bahan, teknik pembentukan bunga, hingga finishing. Kerajinan ini dipilih karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan dapat diproduksi dengan modal yang relatif terjangkau. Para siswa terlihat sangat bersemangat, bahkan beberapa di antaranya menunjukkan kreativitas dengan menambahkan sentuhan personal pada karya mereka.

Selain keterampilan membuat kerajinan, peserta juga diajarkan cara memasarkan produk melalui platform digital. Tim kelompok 8 PKM UNPAM memperkenalkan berbagai marketplace populer seperti Shopee, Tokopedia, dan TiktokShop. Mereka menjelaskan langkah-langkah mulai dari membuat akun, mengunggah produk, hingga strategi promosi yang efektif. Materi ini sangat relevan mengingat tren belanja online yang semakin meningkat di Indonesia.

Untuk menjaga semangat dan keaktifan peserta, tim kelompok 8 PKM UNPAM menyelipkan sesi icebreaking yang menyenangkan. Sesi ini tidak hanya menghibur tetapi juga melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama tim. Beberapa permainan seperti tebak kata dan tebak gambar berhasil mencairkan suasana dan membuat peserta semakin akrab satu sama lain.

Kegiatan pelatihan ini juga dihadiri oleh perwakilan guru SMK Pelayaran Nusantara Kota Serang, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa UNPAM. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja atau memulai usaha mandiri setelah lulus nanti. Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Sehingga Di akhir acara, tim kelompok 8 PKM UNPAM membagikan doorprize kepada peserta yang aktif selama pelatihan. Doorprize ini berupa hasil kerajinan yang sudah mereka produksi dan tumblerr air minum, yang diharapkan dapat memotivasi peserta untuk terus mengembangkan keterampilan mereka. Selain itu, setiap peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Erlinda Afsari Putri, selaku ketua tim kelompok, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan acara ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi siswa SMK Pelayaran Nusantara Kota Serang untuk memulai usaha mandiri. “Kami percaya bahwa dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan, mereka dapat menjadi wirausaha muda yang sukses dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Dina Awalia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta tetapi juga bagi tim kelompok 8 PKM UNPAM sendiri. “Kami belajar banyak dari interaksi dengan para siswa, terutama tentang semangat dan antusiasme mereka dalam mengejar mimpi. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus berkontribusi kepada masyarakat,” katanya.

Ashifatuzzuhroh juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung program pemerintah. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lain untuk turut serta dalam pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang kewirausahaan,” ujarnya.

Alfiyah dan Tegar Trihadi, yang bertanggung jawab atas sesi praktik, mengungkapkan kebanggaannya melihat hasil karya peserta. “Mereka sangat cepat menangkap instruksi dan bahkan ada yang langsung memodifikasi desain sesuai kreativitas mereka. Ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh generasi muda,” kata Tegar.

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan pembagian kenang-kenangan kepada pihak sekolah. Tim Kelompok 8 PKM UNPAM berjanji akan terus memantau perkembangan peserta dan memberikan dukungan jika diperlukan. Mereka juga berencana mengadakan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Inovasi ini berhasil menciptakan atmosfer pembelajaran yang menyenangkan dan inspiratif. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan mereka, sekaligus menjadi agen perubahan dalam membangun perekonomian bangsa. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Indonesia Emas 2045 bukanlah sekadar mimpi, tetapi tujuan yang dapat dicapai bersama.***