SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota Serang sedang gencar menangani banjir, normalisasi sungai dan saluran air menjadi pilihan untuk mengurangi banjir yang setiap musim penghujan menghantui Kota Serang.
Walikota Serang Budi Rustandi setelah serahterima jabatan(Sertijab) pada 1 Maret 2025, sudah mencanangkan program seratus hari kerja diantaranya penanganan banjir dan sampah dengan programnya Serang bersih.
Rupanya program Walikota untuk menangani banjir mendapat sambutan baik dari warga Bumi Agung Permai(BAP) 1, dengan adanya dukungan dari Pemkot berupa mesin Beko dan bahan bakar, warga BAP 1,khususnya RW 12, secara swadaya membuat sodetan yang dialirkan menuju embung atau penampungan air di Pabuaran.
“Ini merupakan aspirasi masyarakat khususnya warga BAP 1, yang mencari solusi untuk mengurangi banjir yang sering melanda perumahan ini setiap musim penghujan, saya sangat mengapresiasi warga yang secara swadaya mengatasi masalah banjir yang terjadi di lingkungannya,”ujar Walikota, setelah meninjau di lakasi sodetan, 30 April 2025.
Budi Rustandi menambahkan, ya untuk sodetan ini kita lihat efektivitasnya, kalau Memnag bisa menanggulangi dan mengurangi banjir nanti akan kita bangun dan di usulkan serta dianggarkan.
“Yang kita tangani sangat banyak dan di Kota Serang ada banyak titik, sehingga Pemkot tidak bisa langsung melaksanakan pembangunan apabila ada aspirasi , namun secara bergantian dan Insya Allah pada tahun Anggran 2026 kita sudah bisa mulai pembenahan saluran airnya, seperti di Rau dan kali Wadas,” paparnya.
Budi melanjutkan, saya sudah bicara kepada pedagang disekitar pasar Rau, termasuk sampah dan bangunan saya sudah minta mereka untuk membongkar sendiri dan untuk aliran air sungainya itu kewenangan provinsi dan kota juga sudah kordinasi nanti akan dikerjakan bersama-sama.
“Saya meminta kesadaran masyarakat untuk jangan sembarang membuang sampah ayo bantu pemerintah untuk membenahi kotanya sehingga menjadi kita yang bersih,agar masyarakat kota Serang terselamatkan dari dampak banjir,” tegasnya.
Jadi sesuai DD yang sudah dianggarkan sebesar Rp 26 miliyar tegas Walikota, nanti akan memperbaiki drainase di sepanjang jalan Ki samaun Bakri dari ujung Polsek Calung sampai Rau.
“Sudah kita anggarkan sebesar Rp 26 Miliyar untuk perbaikan drainase sepanjang jalan Ki Samaaun Bakri(Kaliwadas), semoga setelah selesai daerah ini bebas dari banjir maupun genangan setiap musim hujan,”tegasnya.
Soal sodetan yang dibuat di Perumahan BAP 1, nanti akan kita lihat apakah mampu mengurangi banjir, jika memiliki dampak yang besar dalam menanggulangi banjir nanti akan kita bangun di 2026.
“Itu kan aspirasi masyarakat yang mencari solusi dalam mengatasi banjir, kalau memang hasilnya bagus dan mampu mengurangi persoalan banjir pada anggaran 2026 akan kita bangun, sesuai penjelasan ketua RWnya kalau ini adalah cara untuk mengatasi banjir di BAP 1, saya sangat mengapresiasi aspirasi warga yang peduli dengan lingkungannya,”pungkas walikota.***












