SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menyampaikan kekecewaannya lantaran sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hadir dalam Rapat Paripurna yang membahas catatan dan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Serang Tahun Anggaran 2025, Kamis (7/5/2026).
Berdasarkan pantauan, hanya beberapa kepala dinas yang hadir, di antaranya Kepala Bapperida Hari Pamungkas, Kepala BPKAD Ina Linawati, Kepala Dinsos Kusna Ramadani, Kepala Dinkes Ahmad Hasanuddin, Kepala DPKP Ibra Gholibi, dan Kepala Dishub Dulbarid. Turut hadir pula Asisten Daerah I Anthon Gunawan, Inspektur Wachyu Kristiawan, serta Staf Ahli Suherman.
Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menegaskan bahwa agenda ini sangat strategis karena berkaitan dengan evaluasi kinerja dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran seluruh pimpinan OPD dinilai mutlak diperlukan untuk memahami dan menindaklanjuti setiap poin rekomendasi yang disampaikan dewan.
“Karena memang LKPJ ini sangat penting, rekomendasi LKPJ Wali Kota ini akan menyasar seluruh OPD. Kalau dia tidak hadir dan tidak punya alasan yang jelas, bagaimana dia mau menyikapi arahan tersebut?” ujar Muji.
Ia juga menyoroti dedikasi Wali Kota yang sering turun langsung ke lapangan, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh jajaran pemerintahan.
“Wali Kota itu bahkan rela turun ke tengah masyarakat kapan saja untuk memantau kondisi. Tapi dia tidak bisa bekerja sendirian, harus didukung oleh seluruh OPD,” tambahnya.
Muji menyebutkan sejumlah instansi vital yang kosong dalam rapat tersebut, antara lain Dinas Pendidikan, Disparpora, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, serta RSUD Kota Serang.
“Tadi itu harus dikonfirmasi ke Pak Sekda, siapa yang izin dan siapa yang tidak. Padahal dinas-dinas itu sangat vital bagi pelayanan publik,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, memastikan bahwa seluruh pejabat yang tidak hadir telah menyampaikan keterangan resmi. Sebagian sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah, sementara sebagian lainnya dalam kondisi sakit.
“Pak Wasis rapat di provinsi. Ada lima OPD yang ikut rapat optimalisasi pendapatan daerah. Kepala Dinas PUPR dan Pertanian juga sedang mengikuti pertemuan di Jakarta. Sedangkan Kepala Disnakertrans Poppy dan Kepala DPK Urip tidak hadir karena sakit, meskipun wakilnya sudah hadir menggantikan,” jelas Nanang.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi memberikan perintah tegas kepada Sekda untuk melakukan pengecekan menyeluruh. Ia mengancam akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pejabat yang absen tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau ternyata ada yang tidak ada alasan jelas, nanti Pak Sekda laporkan ke saya. Kami akan lakukan evaluasi, kalau perlu diganti ya akan diganti,” tegas Budi.***














